Our Destinations
Discover your dream destination

Loading
Transit 12 Jam di Muscat, Eh Malah Jadi Trip Dadakan yang Seru !

Kalian pernah kepikiran gak sih guys, gimana rasanya nunggu transit pesawat selama 12 jam penuh? pasti bikin bosan setengah mati kann. Pas mendarat di Bandara Internasional Muscat, aku berfikir: Bagaimana kalau aku jadiin petualangan singkat di Oman?
Kuncinya adalah, atur transportasi, dan mengatur waktu dengan baik agar petualangan kalian nyaman dan bisa keliling kota santai.

Keluar dari Bandara Muscat ternyata gampang banget, fasilitasnya juga modern abis. Baru aja keluar pintu kedatangan, udara hangat khas Timur Tengah langsung nyapa. Nah dikarenakan waktu yang terbatas dan biar ngak capek, aku pakai strategi simpel ini:

Destinasi pertama aku adalah Sultan Qaboos Grand Mosque yang ikonik itu. Karena taksinya nurunin pas di depan gerbang, aku bisa langsung masuk santai tanpa drama. Megahnya masjid ini beneran di luar ekspektasi, bangunannya dari marmer yang memantulkan cahaya ketika terkena sinar matahari.
Bagian dalamnya bagus banget, ada lampu gantung kristal raksasa yang mewah banget dan karpet tenun tangan yang nutupin seluruh lantai utama.

Puas takjub melihat masjid Sultan Qaboos, kita lanjut nyusurin Mutrah Corniche. Sopirnya sengaja pelanin mobil di jalanan tepi laut biar aku bisa melihat pemandangan dari balik jendela. Latarnya kapal-kapal yang lagi bersandar dengan pegunungan batu.

Gak jauh dari situ, aku mampir ke Al Alam Palace, istana Sultan Oman. Bangunannya unik banget, pilarnya biru dan emas mencolok. Berdiri di depan gerbang istana ini rasanya seperti datang ke lokasi syuting Aladdin beneran. Dan lagi-lagi enaknya pakai kendaraan pribadi, cukup jalan sedikit dari mobil buat dapetin foto terbaik setelah itu kita bisa lanjut lagi ke tempat lainya.

Puncak keseruan transit ini ada di Mutrah Souq, pasar tradisional tertua di Oman. Baru masuk aja, aroma parfum khas Arab langsung bisa tercium hidung. Lorong-lorongnya penuh penjual barang antik, lampu hias, baju warna-warni, sampai tumpukan rempah-rempah.
Suasananya seperti masuk ke lorong waktu, tapi aku takjub guys soalnya tempat ini bersih dan rapi jadi nyaman banget buat dieksplor. Aku sempat jalan santai nyari suvenir sambil ngobrol sama pedagang lokal.
Puas belanja souvenir dan foto-foto di kota Muscat, aku balik lagi ke taksi. Sopirnya sabar menunggu dan menganter aku kembal ke bandara tepat waktu buat penerbangan selanjutnya.
Transit 12 jam di Oman ini ternyata bisa jadi explorasi kecil keliling kota Muscat loh. Sewa kendaraan pribadi emang jadi pilihan paling terbaik buat nikmatin pesona Muscat dengan cara yang santai dan gak ribet. Kalau kamu kebagian transit panjang di sini, cara ini worth banget buat dicoba ya guyss hehehe 😍

Lupakan Maroko! Aljazair Adalah Permata Tersembunyi Afrika yang Wajib Kamu Datangi
Panduan traveling ke Aljazair. Temukan pesona Afrika Utara dari kemegahan kota kuno Romawi hingga serunya perayaan Festival Sebiba di jantung gurun.
Punya Long Transit di Beijing? Jangan Cuma Tidur di Bandara, Coba buat Ini!
Jangan habiskan layover di bandara! Ikuti petualangan singkatku berburu foto di danau beku Beijing dan hangatnya lampion merah menyambut Chunjie.
Menyambut Tahun Baru di Vietnam: Antara Pesta Lampu Saigon dan Meriahnya Perayaan Tet
Bosan Tahun Baru di Jakarta yang macet? Intip pengalamanku merayakan pergantian tahun di Vietnam. Dari meriahnya Saigon hingga tradisi autentik Tet!
Tahun Baru di Ujung Benua Africa: Dari Johannesburg hingga Cape Town