Our Destinations
Discover your dream destination

Loading
Negara Menembus Awan: 10 Spot Ekstrem di Tajikistan Buat Traveler Anti-Mainstream

Kalau mendengar kata “Asia Tengah", kebanyakan dari kita pasti langsung teringat Kazakhstan atau Uzbekistan. Tapi, aku baru saja menemukan informasi tentang Tajikistan, dan aku harus bilang, negara ini bukan hanya alamnya menarik, tetapi banyak hal lainya yang memiliki daya tarik yang harus kalian lihat juga.
Tajikistan adalah negara pegunungan yang sangat indah, dan sangat cocok untuk para petualang. Dari jalan raya tertinggi di dunia hingga patung Buddha raksasa yang berusia ribuan tahun, semuanya ada di sini. Berikut adalah sepuluh tempat yang membuat aku ingin segera mengemas barang dan memasukkan Tajikistan ke dalam daftar perjalanan kita.

Pamir Highway adalah rute road trip paling keren yang pernah ada. Jalan raya ini membentang sekitar 1.300 kilometer, melewati Pegunungan Pamir dari Dushanbe, Tajikistan, hingga Osh, Kyrgyzstan. Puncaknya bisa mencapai 7.000 meter, dan titik tertingginya ada di Ak-Baytal Pass pada ketinggian 4.655 meter di atas permukaan laut. Biasanya, kita membutuhkan waktu sekitar seminggu untuk menyelesaikan rute ini, melewati desa-desa terpencil dan pemandangan gunung salju yang sangat indah.

Di Museum of Antiquities Tajikistan, Dushanbe, ada sebuah koleksi yang sangat menarik, yaitu patung Buddha Tidur. Patung ini memiliki panjang hampir 14 meter dan ditemukan pada tahun 1966 di situs arkeologi Ajina-Tepe. Usianya diperkirakan dari abad ke-6 hingga ke-7, menjadikannya salah satu patung Buddha tidur terbesar di dunia.

Danau Iskanderkul terletak di jantung Pegunungan Fann, pada ketinggian 2.200 meter. Danau ini memiliki air yang sangat bening dan berwarna biru toska. Lokasinya sekitar 130 km dari Dushanbe, dan perjalanan ke sini sangat indah karena kita harus melewati Anzob Pass yang dramatis.

Benteng Hissar memiliki sejarah yang tercatat lebih dari 2.500 tahun. Dulunya, area ini merupakan titik strategis tempat berhentinya para pedagang di Jalur Sutra, dikelilingi kota yang ramai dengan masjid dan madrasah. Bangunan yang berdiri sekarang sebagian besar merupakan sisa dari abad ke-16 yang direstorasi lagi.

Di ujung barat Tajikistan, sekitar 40 km dari kota Penjikent, ada sebuah fenomena alam yang sangat unik di lembah Sungai Shing. Ada tujuh danau yang berjajar berurutan sepanjang 14 kilometer dari bawah hingga ke atas bukit, dan setiap danau memiliki gradasi warna air yang berbeda-beda.

Panjshanbe Bazaar di Khujand adalah pasar terbesar di Tajikistan dan salah satu yang terbesar di Asia Tengah. Di sini, kita bisa menemukan segala macam barang, dari buah dan sayur hingga rempah wangi dan roti pipih hangat. Asal usul namanya unik, “Panjshanbe” berarti “Kamis", karena dulu pasar ini hanya buka pada hari Kamis.

Sarazm adalah situs warisan dunia UNESCO yang usianya lebih dari 5.500 tahun. Ini adalah bukti nyata peradaban paling awal di Asia Tengah. Sekitar 14 km dari situ, kita bisa mengunjungi Penjikent Kuno, yang pernah menjadi pusat kebudayaan peradaban Sogdiana.

Garm-Chashma adalah resort air panas di sepanjang Pamir Highway, sekitar 40 km dari kota Khorog. Di sini, kita bisa berendam di kolam batu kapur alami berundak pada ketinggian 2.325 meter, dengan suhu air yang hangatnya sampai 59 derajat Celsius.

Patung Ismoil Somoni adalah monumen megah setinggi 13 meter yang dibangun untuk menghormati Ismail Somoni, tokoh yang dianggap bapak pendiri negara Tajik. Di tangannya, dia memegang tongkat kerajaan dengan hiasan tujuh bintang yang melambangkan kedaulatan.

Benteng Yamchun adalah salah satu situs tertua dan tertinggi di Tajikistan. Untuk mencapai benteng ini, kita harus melewati jalan berkelok sejauh 6 kilometer yang nanjak terus. Tapi sesampainya di atas, pemandangannya luar biasa, dan benteng ini dulunya digunakan untuk menjaga jalur perdagangan di Lembah Wakhan.
Sepuluh tempat di atas hanya sebagian kecil dari kekayaan Tajikistan yang sebenarnya masih jarang dikunjungi oleh turis massal. Dari jalan raya ekstrem yang menembus awan, danau warna-warni, hingga benteng di ujung tebing, negara ini memberikan vibe petualangan yang sangat berbeda dari jalur mainstream. Jadi, kapan kita akan pergi ke sana?

Trip 9 Negara Eropa : Menyusuri Eropa Barat hingga ke Timur
Menjelajah 9 negara Eropa dalam 12 hari? Intip itinerary perjalananku dari Paris hingga Milan. Panduan lengkap liburan maraton lintas benua!
Paris Anti-Mainstream: Eksplorasi 4 tempat yang Unik di tengah kota Paris
Bosan rute Eiffel dan Louvre? Intip 4 sudut tersembunyi Paris ala warga lokal, mulai dari jalanan berbatu Butte-aux-Cailles hingga Canal Saint-Martin.
Lupakan Maroko! Aljazair Adalah Permata Tersembunyi Afrika yang Wajib Kamu Datangi
Panduan traveling ke Aljazair. Temukan pesona Afrika Utara dari kemegahan kota kuno Romawi hingga serunya perayaan Festival Sebiba di jantung gurun.
Punya Long Transit di Beijing? Jangan Cuma Tidur di Bandara, Coba buat Ini!