Our Destinations
Discover your dream destination

Loading
4 Tempat di Xinjiang yang bikin kamu kembali lagi !

Oke, jujur dulu. Waktu denger kata Xinjiang, berapa banyak dari kamu yang langsung tahu ini di mana? Nah, wajar. Tapi setelah baca artikel ini, provinsi di ujung barat laut China ini dijamin langsung nyangkut di otak kamu dan nggak mau keluar.
Xinjiang adalah wilayah terbesar di China, luasnya sekitar seperenam dari total luas negeri tirai bambu itu. Dan yang disimpan di dalamnya? Gila. Pegunungan bersalju, danau-danau supernatural, padang rumput luas, gurun pasir yang dramatis, ngarai megah, dan... kota kuno yang berdiri sejak ribuan tahun lalu di jalur Silk Road legendaris.
Siap eksplor? Ini 4 tempat di Xinjiang yang wajib masuk itinerary kamu.

Nama Kanas dalam bahasa Mongolia artinya "danau yang indah dan misterius." Dan nama itu bukan lebay itu deskripsi yang akurat banget.
Terletak di tengah Pegunungan Altai, Kanas adalah kawasan yang merangkum segalanya dalam satu tempat: danau berwarna biru-hijau yang mengubah warna tergantung musim, hutan primitif yang lebat, padang rumput, teluk-teluk kecil yang tenang, dan kehidupan nomad yang masih berjalan seperti ratusan tahun lalu. Nggak heran kawasan ini dapat julukan "Taman Pribadi Para Dewa" karena emang berasa terlalu sempurna untuk jadi milik manusia biasa.
Kanas adalah taman nasional, geopark, cagar alam, dan warisan alam sekaligus dalam satu kawasan. Buat yang suka fotografi, hiking, atau sekadar duduk bengong sambil ngeliatin alam ini adalah tempat yang susah ditinggalkan.

Kalau kamu mau ngerasain gimana rasanya beneran masuk ke mesin waktu pergi ke Kashgar Old Town. Kota tua ini sudah berdiri selama 2.000 tahun dan sampai sekarang masih dihuni warganya. Bukan museum. Bukan rekonstruksi. Ini kehidupan nyata.
Gang-gang sempit yang berliku, rumah-rumah tanah liat tua yang berdiri berdempetan, pasar tradisional yang ramai dengan aroma rempah dan suara tawar-menawar, dan arsitektur Islam yang megah di setiap sudutnya - semua ini ada di satu kawasan yang juga dikenal sebagai satu-satunya komunitas kota berbentuk labirin dengan nuansa budaya Islam di dunia.
Fun fact: kota ini juga jadi latar syuting film terkenal The Kite Runner. Jadi kamu bisa bilang kamu jalan-jalan di set film Hollywood tapi versi 2.000 tahun lebih tua.

Danau ini punya nama resmi yang panjang: Heavenly Lake of Tianshan Mountains atau dalam bahasa China disebut Tianshan Tianchi. Tapi kamu cukup tahu satu hal: danau ini adalah salah satu pemandangan paling surreal yang bisa kamu lihat langsung di muka bumi.
Lokasinya ada di tengah Pegunungan Tianshan, di ketinggian yang bikin napas sedikit terengah-engah, tepat di sisi Bogda Peak yang puncaknya tertutup salju abadi. Airnya berwarna biru-toska yang gelap dan dalam dalam mitologi China, danau ini dipercaya sebagai "Kolam Giok milik Ratu Barat", tempat para dewa berkumpul.
Dan UNESCO setuju kalau tempat ini layak dilindungi Tianchi adalah Situs Warisan Alam Dunia UNESCO. Jarak dari kota Urumqi? Cuma sekitar 68 km atau 1 jam perjalanan. Jadi nggak ada alasan buat skip ini kalau kamu udah sampai sana.

Ini yang paling mind-blowing dari sisi sejarah. Jiaohe Ancient City di pinggiran kota Turpan adalah reruntuhan kota kuno yang dinobatkan sebagai reruntuhan kota paling lengkap di China bahkan disebut sebagai "reruntuhan bangunan tanah paling sempurna di dunia."
Posisinya unik banget: kota ini dibangun di atas sebuah tebing berbentuk daun yang diapit dua sungai. Dari sinilah nama "Jiaohe" berasal artinya pertemuan dua sungai. Arsitekturnya seluruhnya terbuat dari tanah liat dan sudah berusia ribuan tahun tapi strukturnya masih terbaca jelas: jalan utama, bangunan-bangunan, kuil, bahkan tata kota yang terorganisir.
Jiaohe sekarang adalah bagian dari Jalur Sutra UNESCO, sebagai warisan budaya dunia. Berdiri di tengah reruntuhan ini dan membayangkan ribuan orang pernah hidup, berdagang, dan membangun peradaban di tempat yang sama itu adalah pengalaman yang bikin bulu kuduk merinding dengan cara yang menyenangkan.
Xinjiang punya lebih dari 1.100 destinasi wisata dari pegunungan sampai gurun, dari danau mistis sampai kota kuno Silk Road. Ini bukan destinasi yang bisa diselesaikan dalam satu kali kunjungan. Dan justru itu yang bikin orang selalu ingin balik lagi.
Kalau kamu nyari perjalanan yang beda bukan sekadar foto di depan landmark terus pulang tapi yang beneran bikin kamu belajar, terkagum-kagum, dan ngerasa kecil di hadapan alam dan sejarah Xinjiang adalah jawabannya.

Trip 9 Negara Eropa : Menyusuri Eropa Barat hingga ke Timur
Menjelajah 9 negara Eropa dalam 12 hari? Intip itinerary perjalananku dari Paris hingga Milan. Panduan lengkap liburan maraton lintas benua!
Paris Anti-Mainstream: Eksplorasi 4 tempat yang Unik di tengah kota Paris
Bosan rute Eiffel dan Louvre? Intip 4 sudut tersembunyi Paris ala warga lokal, mulai dari jalanan berbatu Butte-aux-Cailles hingga Canal Saint-Martin.
Lupakan Maroko! Aljazair Adalah Permata Tersembunyi Afrika yang Wajib Kamu Datangi
Panduan traveling ke Aljazair. Temukan pesona Afrika Utara dari kemegahan kota kuno Romawi hingga serunya perayaan Festival Sebiba di jantung gurun.
Punya Long Transit di Beijing? Jangan Cuma Tidur di Bandara, Coba buat Ini!