Our Destinations
Discover your dream destination

Loading
3 Spot di Jepang yang Wajib Kamu Datangi Bulan Maret-April

Jepang itu memang nggak ada habisnya. Setiap musim, setiap sudut, selalu ada sesuatu yang bikin kamu berhenti sejenak dan nggak percaya ini nyata. Tapi kalau kamu datang di Maret sampai April, ada tiga tempat yang levelnya beda dari yang lain. Bukan cuma indah buat foto, tapi beneran bikin perasaan berubah setelah kamu lihat langsung.

Museum ini dirancang oleh I.M. Pei, arsitek yang juga bikin piramida kaca ikonik di depan Louvre Paris. Jadi dari sisi arsitektur saja sudah worth the trip. Tapi yang bikin MIHO Museum viral tiap musim semi adalah jalan menuju ke sana, yang terinspirasi dari kisah klasik Tiongkok "Peach Blossom Spring" karya Tao Yuanming, sebuah cerita tentang orang yang tidak sengaja menemukan dunia tersembunyi yang sempurna. Dan pas kamu jalan di sana, kamu ngerti kenapa inspirasi itu dipilih.
Terowongannya yang melengkung indah itu berubah tampilan setiap musim. Musim semi ada sakura, musim panas ada hijau segar, musim gugur ada dedaunan merah. Tapi musim semi yang paling banyak diburu orang.
Di dalamnya ada sekitar 3.000 koleksi seni kuno dari seluruh dunia, mulai dari Mesir Kuno, Yunani, Asia, sampai Jepang. Sekitar 250-500 karya dipajang setiap kunjungan. Habis keliling museum, mampir ke cafe atau restorannya yang pakai bahan-bahan organik tanpa pestisida, sambil ngeliatin pemandangan pegunungan Shigaraki dari balik kaca. Serius, ini definisi mewah yang nggak perlu teriak-teriak.

Di tengah Tokyo yang padat dan penuh gedung pencakar langit, ada satu spot yang setiap tahunnya bikin orang berhenti dari semua kesibukan dan cuma... lihat. Chidorigafuchi di Chiyoda Ward adalah parit bersejarah yang setiap akhir Maret sampai awal April berubah jadi pemandangan yang susah digambarkan dengan kata-kata.
Sepanjang 700 meter jalur hijaunya, ada sekitar 260 pohon sakura jenis Somei Yoshino yang cabangnya menggantung ke arah air. Bayangin pohon-pohon itu mekar sepenuhnya, kelopaknya jatuh pelan ke permukaan parit, dan semuanya terpantul di air yang tenang di bawahnya.
Yang bikin spot ini naik level adalah pilihan buat naik perahu dayung di tengah parit, langsung di bawah kanopi sakura. Kamu mendayung pelan-pelan sementara kelopak bunga jatuh ke sekitar perahu. Momen ini yang paling banyak jadi incaran fotografer dan content creator.
Satu catatan penting: ini sangat ramai pas puncak musim. Antrian perahu bisa panjang banget, jadi datang lebih awal atau siapkan ekstra waktu.

Kalau dua tempat sebelumnya soal sakura, yang satu ini beda cerita. Nabana no Sato di Kuwana, Prefektur Mie, adalah taman bunga seluas 300.000 meter persegi yang tiap musim semi literally meledak warna.
Dari awal sampai akhir Maret, cherry blossom jenis Kawazu mekar duluan. Tapi puncaknya adalah dari akhir Maret ke depan, saat sekitar 1,8 juta tulip mekar serentak di lahan seluas 43.000 meter persegi. Merah, putih, kuning, pink, ungu, sampai warna-warna langka yang jarang kamu lihat di tempat lain. Dilihat dari dek observasi di atas bukit kecil yang ada di dalam taman, hamparan tulip itu terlihat seperti karpet raksasa yang digelar sampai ujung horizon.
Dan malamnya? Taman ini menyalakan iluminasi yang sinkron dengan masa puncak mekar tulip. Dari akhir Maret sampai awal April, kamu juga bisa lihat sakura Somei Yoshino dan tulip mekar bersamaan, siang dan malam, dengan efek yang benar-benar beda.
Maret-April di Jepang itu sempit waktunya tapi luar biasa hasilnya. Tiga tempat ini bukan cuma bagus buat foto, tapi punya jenis keindahan yang nempel lama di kepala setelah kamu pulang. Kalau kamu lagi plan ke Jepang musim semi ini, jangan sampai satu pun dilewatkan yaa.

Trip 9 Negara Eropa : Menyusuri Eropa Barat hingga ke Timur
Menjelajah 9 negara Eropa dalam 12 hari? Intip itinerary perjalananku dari Paris hingga Milan. Panduan lengkap liburan maraton lintas benua!
Paris Anti-Mainstream: Eksplorasi 4 tempat yang Unik di tengah kota Paris
Bosan rute Eiffel dan Louvre? Intip 4 sudut tersembunyi Paris ala warga lokal, mulai dari jalanan berbatu Butte-aux-Cailles hingga Canal Saint-Martin.
Lupakan Maroko! Aljazair Adalah Permata Tersembunyi Afrika yang Wajib Kamu Datangi
Panduan traveling ke Aljazair. Temukan pesona Afrika Utara dari kemegahan kota kuno Romawi hingga serunya perayaan Festival Sebiba di jantung gurun.
Punya Long Transit di Beijing? Jangan Cuma Tidur di Bandara, Coba buat Ini!