Our Destinations
Discover your dream destination

Loading
Discover your dream destination
1 Hari di Kyrgyzstan: Petualangan Sekali Seumur Hidup Bercengkrama dengan Alam

Kembali lagi nih sobatFAO di edisi 1 day trip kita! kalau kemarin kita habis menjelajahi kota Addis Ababa di Ethiopia dari menikmati secangkir kopi sampai hangatnya malam di Yod Abyssinia, sekarang aku mau bawa kalian keluar dari perkotaan lagi dan menikmati kehidupan di alam nih di Asia yaitu di negara Kyrgystan!
Dari dulu aku emang penasaran banget sama negara-negara di Asia Tengah, yang jarang banget muncul di feed liburan orang-orang. Akhirnya kesampaian juga! Dan ternyata ini bukan sekadar liburan biasa. Ini tuh salah satu pengalaman yang bakal aku ceritain terus sampai tua nanti.

Setelah penerbangan yang panjang, akhirnya aku mendarat juga di Bandara Internasional Manas, Bishkek. Baru turun pesawat, udara dingin khas Asia Tengah langsung terasa di mukaku, Aku excited banget yang ada dipikiranku "oke, petualangan langsung dimulai." Proses imigrasinya lancar jaya, gak pakai drama , ingat untuk warga negara Indonesia masih menggunakan eVisa/VoA Kyrgystan ya guys!
Aku sewa mobil plus sopir lokal buat keliling, jalanan keluar Bishkek emang menantang, berbatu dan berkelok-kelok, tapi justru di situ serunya. Tiap jam perjalanan berasa kayak masuk babak baru dari cerita yang bakal aku bawa pulang.

Destinasi pertama: Chon-Kemin National Park. Agenda utamanya naik kuda menyusuri perbukitan yang nanjak-turun. Karena lagi musim gugur, pepohonan di sepanjang jalur berubah warna jadi kuning dan oranye, ini pemandangannya indah banget guys asli!
Ini pengalaman yang gak akan pernah aku dapetin di tempat lain, ngerasain jadi "koboi" beneran karena memang kita dibiarin gitu aja guys naik kuda di sini. Begitu sampai di atas bukit dan lihat pemandangannya, rasanya kayak nonton adegan film sendiri. Salah satu momen yang bakal aku inget selamanya.

Selesai berkuda di Chon Kemin national park kita lanjut ke Danau Issyk-Kul, yang gedeeee bangeet guys, kayak lautan tapi di tengah pegunungan. Di sekitar danau ini, aku ketemu eagle hunter lokal, fyi orang disini berburu pakai elang guys bukan pakai anjing berburu, sesuatu yang cuma bisa kamu temuin di sini.
Lihat elang segede itu bertengger santai di tanganku tuh awalnya serem tapi seru banget guys bisa ngelihat elang dari jarak dekat bgt. Dan momen itu langsung jadi salah satu highlight paling gak terlupakan dari seluruh trip ini.

Di Malam hari aku tidur di yurt camp tepat di pinggir Danau Issyk-Kul. Buat yang belum tahu, yurt itu tenda bulat tradisional yang biasa dipakai suku nomaden. Tidur di dalam yurt ini terasa terbebas dari penatnya tinggal di perkotaan.
Malam itu langitnya bersih banget, terlihat jutaan bintang di langit, kayak gak ada polusi cahaya sama sekali. Duduk di luar yurt sambil natap langit adalah salah satu malam paling tenang yang pernah aku alamin.
Paginya aku balik ke bandara Bishkek. Seharian beraktifitas di Kyrgystan memang capek banget, tapi itu kerasa kecil dibanding semua cerita yang aku bawa pulang. Kyrgyzstan memberikan petualangan yang back to nature banget, dan asli beda dari kebanyakan destinasi liburan. Ini jenis trip yang bakal aku ceritain ke anak cucu nanti, dan aku udah gak sabar buat balik lagi suatu hari.

Lebaran di Samarkand, Uzbekistan Kayak Apa Sih? Ini Pengalamanku!
Bosan Lebaran di rumah? Yuk, ikuti pengalamanku merayakan Idul Fitri anti-mainstream di Samarkand dan Bukhara, Uzbekistan. Luar biasa seru dan epik abis!
Malam Tahun Baru di Red Square: Sisi Lain Moskow di Musim Dingin
Cerita perjalanan ke Moskow saat Christmas market buka, dari GUM Fair dan Manezhnaya Square di Red Square, ice skating di VDNKh, sampai tips waktu terbaik berkunjung dan cara dapat akses malam Tahun Baru di Red Square.
Bo-Kaap: Saat Warna-Warni Dinding Berbicara Tentang Kebebasan
Mengenal Bo-Kaap, kampung warna-warni ikonik di Cape Town, Afrika Selatan, lengkap dengan sejarah perbudakan, komunitas Cape Malay, hingga tantangan gentrifikasi yang dihadapinya kini. Panduan berkunjung yang santai sekaligus menghargai budaya lokal.
Negara Menembus Awan: 10 Spot Ekstrem di Tajikistan Buat Traveler Anti-Mainstream