Destinasi Kami
Temukan destinasi impian Anda

Loading
Temukan destinasi impian Anda
Dari Kota Tua Hanoi ke Puncak Fansipan: Trip Menjelajahi Vietnam Utara

Kalian pernah terpikir gak sih, bisa merasakan keramaian jalanan kota tua, naik ke pegunungan yang sejuk dan penuh kabut, hingga menyusuri teluk karst yang jadi warisan dunia semuanya hanya dalam enam hari?
Rute ini akan mengajak kita mengunjungi Hanoi, Sapa, dan Ha Long Bay, penasaran bagaimana rasanya mengelilingi negara yang dikenal sebagai negeri naga biru ini? Yuk, ikuti perjalanan aku dari hari pertama sampai hari terakhir!
Perjalanan santai kita dimulai di malam hari. Peserta berkumpul di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta untuk mengurus proses check-in. Setelah itu, kita tinggal menunggu penerbangan dini hari yang akan langsung membawa kita menuju Hanoi. Waktunya tidur di pesawat agar besok pagi kita bisa berenergi penuh!

Sesampainya di Bandara Noi Bai pagi hari, kita langsung disambut oleh pemandu wisata dan mulai city tour sepanjang hari. Destinasi pertama kita adalah Ho Chi Minh House on Stilt, rumah panggung sederhana yang sangat bersejarah tempat tinggal tokoh terkenal. Kita juga mengunjungi One Pillar Pagoda yang unik karena berdiri di atas satu tiang di tengah kolam. Tidak ketinggalan, kita mampir ke Temple of Literature, yaitu universitas tertua di Vietnam yang berusia sejak abad ke-11.

Siang hari, kita berhenti sebentar untuk foto di St. Joseph Cathedral dengan gaya neo-gotik yang keren. Lalu kita melanjutkan perjalanan ke Pagoda Tran Quoc, salah satu pagoda tertua yang berada di tepi danau. Sore hari, kita jalan-jalan santai di sekitar Danau Hoan Kiem dan Kuil Ngoc Son, lalu menyusuri Pasar Dong Xuan dan kawasan Old Quarter. Suasananya benar-benar ramai, jalanan nya sempit tetapi penuh dengan toko dan pedagang kaki lima. Benar-benar terasa jantung kehidupan Hanoi di sini!

Hari ketiga kita melakukan perjalanan darat cukup jauh menuju Sapa. Saat tiba, udaranya langsung terasa sejuk. Kita melakukan pemanasan dengan trekking santai sekitar 5 kilometer menuju Desa Cat Cat.
Lokasi ini adalah permukiman suku H'mong dengan pemandangan yang membuat mata segar: mulai dari sawah berundak yang indah, melihat kehidupan sehari-hari warga setempat, sisa pembangkit listrik dari era kolonial Perancis, hingga melihat air terjun kecil di tengah desa. Sore hari, kita berfoto di Gereja Batu yang bergaya Perancis, lalu berbelanja santai di Pasar Sapa sebelum check-in hotel untuk bermalam.

Ini adalah agenda paling menarik! Pagi-pagi kita langsung berangkat untuk mendaki Puncak Fansipan, gunung tertinggi di kawasan Indochina. Tenang, kita tidak mendaki selama berhari-hari. Kita diantar ke stasiun kereta api Muong Hoa, lalu naik cable car yang melewati awan menuju puncak.
Pemandangan dari atas cable car melewati lembah dan pegunungan berkabut khas Sapa benar-benar membuat kita kagum. Setelah sampai di puncak, kita menikmati pemandangan luar biasa dari ketinggian sambil makan siang buffet. Setelah puas di atas awan, kita turun dan kembali ke Hanoi untuk bermalam.

Hari kelima kita beralih suasana dari pegunungan ke laut! Kita pergi ke Ha Long Bay, situs warisan dunia UNESCO yang sangat ikonik dengan ribuan formasi batu karst yang muncul dari permukaan laut.

Kita naik kapal pesiar yang santai untuk menyusuri gugusan pulau sambil menikmati makan siang dengan menu seafood langsung di atas kapal. Setelah itu kita turun untuk menjelajahi Gua Thien Cung dan Gua Dau Go, dua gua megah dengan stalaktit dan stalagmit yang menakjubkan. Sore hari, kita kembali ke daratan dan kembali ke Hanoi untuk menghabiskan malam terakhir di Vietnam.
Hari keenam sangat santai. Pagi hari kita punya waktu bebas untuk membeli oleh-oleh terakhir atau sekadar menikmati kopi telur (egg coffee) khas Vietnam. Siang hari kita check-out hotel dan diantar ke Bandara Noi Bai untuk naik pesawat malam kembali ke Jakarta. Kita tiba dengan selamat di hari ketujuh saat dini hari.
Membaca dan membayangkan itinerary ini dari awal hingga akhir membuat aku sadar, Vietnam Utara memang sangat unik. Rute yang singkat ini bisa menggabungkan tiga suasana yang sangat berbeda: kota bersejarah yang ramai, pegunungan yang sejuk dan penuh kabut, serta keajaiban alam berupa laut karst yang ikonik di Asia Tenggara. Untuk kalian yang ingin merasakan petualangan lengkap tanpa butuh cuti panjang, trip ini sangat worth every penny!

Trip 9 Negara Eropa : Menyusuri Eropa Barat hingga ke Timur
Menjelajah 9 negara Eropa dalam 12 hari? Intip itinerary perjalananku dari Paris hingga Milan. Panduan lengkap liburan maraton lintas benua!
Lupakan Maroko! Aljazair Adalah Permata Tersembunyi Afrika yang Wajib Kamu Datangi
Panduan traveling ke Aljazair. Temukan pesona Afrika Utara dari kemegahan kota kuno Romawi hingga serunya perayaan Festival Sebiba di jantung gurun.
Punya Long Transit di Beijing? Jangan Cuma Tidur di Bandara, Coba buat Ini!
Jangan habiskan layover di bandara! Ikuti petualangan singkatku berburu foto di danau beku Beijing dan hangatnya lampion merah menyambut Chunjie.
Menyambut Tahun Baru di Vietnam: Antara Pesta Lampu Saigon dan Meriahnya Perayaan Tet