Destinasi Kami
Temukan destinasi impian Anda

Loading
Temukan destinasi impian Anda
Apa sih yang bisa kita lakukan di Stockholm, Swedia, kalau cuma punya waktu satu hari? 🤔

Kota Stockholm itu mudah bgt buat di explore. Nggak terlalu besar sampai kamu kelelahan, tapi nggak terlalu kecil sampai cepat habis dieksplorasi. Kota ini dikelilingi air di hampir setiap sisinya, dan dalam satu hari kamu bisa merasakan lorong-lorong abad pertengahan, museum kapal perang dari tahun 1600-an, pemandangan kota dari atas bukit, sampai malam yang penuh pilihan. Ini panduan paling pas buat kamu yang cuma punya satu hari di ibu kota Swedia ini!

Sebelum kemana pun, isi perut dulu. Untuk lidah orang Indonesia, pilihan yang paling aman dan enak dicoba adalah köttbullar atau yang biasa kita kenal dengan Swedish meatballs atau bakso ala Swedia yang disajikan dengan saus krim coklat, kentang tumbuk, dan selai lingonberry yang asam manis. Rasanya familiar, gurih, dan mengenyangkan. Ini bisa kamu temukan di hampir semua restoran lokal Stockholm, termasuk di kafetaria IKEA yang legendaris itu.

Kalau mau sarapan ringan sambil duduk santai, coba smorgasbord atau yang biasa kita kenal sebagai buffet tapi ala orang swedia: kamu harus cobain kombinasi roti gandum, salmon asap, keju, telur rebus, dan mentimun. Tekstur dan rasanya nggak jauh dari sarapan roti ala hotel bintang empat yang sudah familiar buat kamu. Sambil sarapan, putuskan mau mulai dari mana, karena Stockholm penuh pilihan dan tanpa rencana kamu bisa buang waktu banyak.

Gamla Stan adalah kawasan kota tua Stockholm yang usianya sudah ratusan tahun dan kondisinya masih terjaga sangat baik. Gang-gangnya sempit, jalanannya berbatu, dan bangunan-bangunannya berwarna kuning, oranye, dan merah tua yang berdesak-desakan di kanan kiri jalan. Ini bukan kawasan museum yang dikosongkan, tapi masih aktif dengan toko, kafe, dan penduduk yang tinggal di sini.

Di sini juga ada Istana Kerajaan Stockholm dan Storkyrkan, katedral tertua di kota yang berdiri sejak abad ke-13. Sebelum masuk ke Gamla Stan, mampir dulu ke Balai Kota Stockholm yang ada di ujung jembatan. Arsitekturnya klasik dan dari menaranya kamu bisa lihat pemandangan kota yang luas. Perjalanan dari Balai Kota ke Gamla Stan cuma jalan kaki beberapa menit.

Dari Gamla Stan ada feri reguler ke Djurgården, pulau hijau di tengah kota yang jadi rumah bagi sebagian besar museum terbaik Stockholm. Yang paling wajib dikunjungi adalah , tempat kapal perang kayu dari tahun 1628 dipajang utuh di dalam gedung. Kapal ini tenggelam 20 menit setelah pertama kali diluncurkan dan baru ditemukan lagi 333 tahun kemudian dalam kondisi yang masih bagus!

Melihat kapal setinggi 5 lantai itu berdiri di depan kamu secara langsung adalah pengalaman yang susah digambarkan. Kalau masih punya waktu dan energi, Skansen adalah taman budaya terbuka tempat kamu bisa lihat replika kehidupan Swedia dari berbagai era, termasuk hewan-hewan asli Skandinavia seperti rusa kutub dan beruang. Anak-anak dan orang dewasa sama-sama bisa betah berlama-lama di sini.

Södermalm adalah kawasan yang paling terasa "lokal" di Stockholm. Di sini kamu akan menemukan toko vintage, galeri seni kecil, kafe indie, dan orang-orang yang gaya berpakaiannya lebih kasual dan artistik dibanding kawasan pusat kota.

Sebelum gelap, jangan lewatkan Monteliusvägen, jalur pejalan kaki di pinggir tebing yang menawarkan pemandangan langsung ke teluk Riddarfjärden dan Balai Kota di seberangnya. Ini salah satu spot foto paling klasik di Stockholm, dan kamu nggak perlu masuk ke mana pun untuk menikmatinya, gratis dan terbuka sepanjang hari.

Kawasan Norrmalm dan Stureplan adalah pusatnya belanja dan hiburan malam Stockholm. Deretan brand fashion Skandinavia ada di sini, dari yang klasik sampai yang Trending. Untuk makan malam, ini saatnya coba makanan lokal yang beneran khas Swedia. Gravlax adalah salmon mentah yang diasinkan dengan garam, gula, dan dill, disajikan tipis-tipis dengan saus mustard di atasnya. Teksturnya lembut, rasanya segar dan sedikit asin, dan ini adalah salah satu hidangan yang paling dibanggakan orang Swedia. Kalau kamu suka sashimi, gravlax pasti cocok di lidah kamu.

Satu lagi yang wajib dicoba adalah Janssons Frestelse, semacam gratin kentang yang dipanggang dengan ikan teri, krim, dan bawang, keluar dari oven dengan warna keemasan dan aromanya bikin lapar sebelum dimakan. Kalau mau lanjut sampai malam, pilihannya banyak.

Ada Dramaten untuk pertunjukan teater, Royal Swedish Opera untuk yang suka pertunjukan klasik, atau venue musik live seperti Fasching dan Nalen untuk yang mau suasana lebih santai dan berenergi. Sebelum pulang, coba tutup malam dengan kanelbullar, roti gulung kayu manis yang hangat dan manis khas Swedia, yang bisa kamu temukan di hampir semua kafe yang masih buka malam hari. Stockholm malam hari punya ritme yang berbeda dari siangnya, dan keduanya sama-sama layak dinikmati.

Satu hal yang sering dilewatkan wisatawan adalah metro Stockholm sendiri. Sebagian besar stasiunnya didekorasi dengan karya seni yang berbeda-beda, dari lukisan mural besar sampai instalasi batu yang membuat dinding stasiun terlihat seperti gua alami. Ini bukan sekadar klaim promosi, koleksinya membentang lebih dari 110 km dan sudah berlangsung sejak tahun 1950-an.
Kalau kamu naik metro ke mana pun selama di Stockholm, luangkan waktu untuk turun di beberapa stasiun yang terkenal dengan seninya, seperti T-Centralen dengan mural biru putih, atau Kungsträdgården dengan dekorasi bebatuan dramatis. Perjalanan biasa naik kereta bawah tanah berubah jadi pengalaman yang jauh lebih menarik dari yang kamu bayangkan sebelumnya.

Trip 9 Negara Eropa : Menyusuri Eropa Barat hingga ke Timur
Menjelajah 9 negara Eropa dalam 12 hari? Intip itinerary perjalananku dari Paris hingga Milan. Panduan lengkap liburan maraton lintas benua!
Lupakan Maroko! Aljazair Adalah Permata Tersembunyi Afrika yang Wajib Kamu Datangi
Panduan traveling ke Aljazair. Temukan pesona Afrika Utara dari kemegahan kota kuno Romawi hingga serunya perayaan Festival Sebiba di jantung gurun.
Punya Long Transit di Beijing? Jangan Cuma Tidur di Bandara, Coba buat Ini!
Jangan habiskan layover di bandara! Ikuti petualangan singkatku berburu foto di danau beku Beijing dan hangatnya lampion merah menyambut Chunjie.
Menyambut Tahun Baru di Vietnam: Antara Pesta Lampu Saigon dan Meriahnya Perayaan Tet