Our Destinations
Discover your dream destination

Loading
Ninh Binh: Ha Long Bay Versi Danau yang Belum Banyak Orang Indonesia Tahu

Dua jam perjalanan dari Hanoi ke arah selatan, ada provinsi kecil bernama Ninh Binh yang sering dijuluki "Ha Long Bay versi darat." Julukan itu muncul bukan karena keduanya mirip secara harfiah, tapi karena keduanya punya elemen yang sama: pegunungan batu kapur yang menjulang, sungai yang mengalir tenang di bawahnya, dan pemandangan yang terasa terlalu indah untuk jadi latar belakang kehidupan sehari-hari. Ninh Binh adalah destinasi yang masih relatif sepi dibanding Hanoi atau Ha Long, dan itu justru jadi kelebihannya.
Dua kota utama yang jadi pusat aktivitas wisata di sini adalah Trang An dan Tam Coc. Kawasan ini juga punya catatan sinematik, kalau kalian tau film Kong: Skull Island itu syuting di sini loh! dan pemandangan yang kamu lihat di layar bioskop itu bisa kamu datangi langsung.

Kalau kamu cuma punya waktu untuk satu aktivitas di Ninh Binh, pilih perahu di Trang An Scenic Landscape. Ada tiga rute yang bisa dipilih, dan masing-masing punya durasinya sendiri antara 1,5 sampai 3 jam tergantung kondisi. Rute yang dipilih sebenarnya tidak terlalu krusial karena hampir semua rute melewati atraksi-atraksi utama yang sama, termasuk berhenti di beberapa pulau kecil dengan kuil dan taman yang bisa dijelajahi kaki.
Yang bikin pengalaman ini susah dilupakan adalah ketenangan airnya. Perahu meluncur pelan di antara tebing batu kapur yang berdiri tegak langsung dari permukaan sungai, dan suaranya cuma air dan dayung. Di salah satu titik kamu juga bisa lihat batu karang tempat Kong meninggalkan bekas tangannya di film itu, dan itu lebih menarik dari yang kedengarannya.

Kalau kamu pernah lihat foto Ninh Binh dari atas dengan hamparan sawah, sungai, dan perahu kecil di bawahnya, besar kemungkinan itu diambil dari Hang Mua. Ini adalah dua bukit berdampingan yang bisa didaki lewat tangga batu. Waktu yang dibutuhkan sekitar 15 sampai 20 menit untuk sampai ke puncak, tapi perlu hati-hati terutama kalau habis hujan karena anak tangganya tidak rata dan tidak ada pegangan. Bukit sebelah kiri memberikan pemandangan yang lebih luas, mencakup sungai Trang An, jembatan bambu, dan sawah di kejauhan.
Setelah turun, ada beberapa kafe di sekitar danau kecil di bawah bukit tempat kamu bisa istirahat sambil minum atau makan es krim. Ada juga jembatan bambu yang berdiri di atas kolam teratai yang dikelilingi sawah, dan ini jadi spot foto tersendiri yang cukup populer, terutama di sore hari waktu cahayanya paling bagus.

Am Tien Lake adalah danau buatan yang posisinya benar-benar terkurung pegunungan di setiap sisinya. Untuk masuk ke kawasan ini kamu harus melewati dua terowongan yang dipahat langsung ke dalam bukit, dan itu saja sudah jadi pengalaman tersendiri sebelum kamu bahkan sampai ke danau. Di ujung-ujung danau ada dua bangunan kuil kecil dan satu gua kuil yang bisa dikunjungi.
Jalur di sekeliling danau pendek, sekitar 1 sampai 2 km, dan semuanya beraspal halus sehingga bisa dilalui stroller atau kursi roda. Kamu bisa lihat kambing di lereng gunung sambil jalan, dan di danau ada perahu kecil yang didekorasi bunga warna-warni yang cocok untuk foto. Ini bukan destinasi utama Ninh Binh, tapi kalau kamu kebetulan bersepeda di sekitar area ini atau habis dari Hoa Lu, singgah satu jam di sini sangat worth it.

Hoa Lu adalah ibu kota Vietnam selama 41 tahun, dan kawasan ini menyimpan kompleks kuil, pagoda, dan makam yang signifikan secara historis. Dua kuil yang paling sering dikunjungi adalah Kuil Dinh Tien Hoang dan Kuil Le Hoan, keduanya dibangun pada abad ke-17 dengan mengacu pada gaya bangunan abad ke-11 yang sudah tidak ada. Ada juga Pagoda Nhat Tru yang usianya sudah dari abad ke-10.
Kalau kamu baru saja dari Hue, Angkor Wat, atau temple-temple besar di Chiang Mai, Hoa Lu mungkin terasa lebih sederhana tetapi di Ninh Binh tempat ini wajib dikunjungi. Karena tempat ini merupakan saksi lahirnya kemerdekaan Vietnam pada abad ke-10, menawarkan perpaduan unik antara sejarah dinasti Dinh-Le, arsitektur kuil kuno yang megah, dan pemandangan alam pegunungan kapur yang menakjubkan. Destinasi ini menghadirkan suasana spiritual tenang, menjadikannya perjalanan kembali ke masa lalu yang tak terlupakan. [1, 2, 3]

Trip 9 Negara Eropa : Menyusuri Eropa Barat hingga ke Timur
Menjelajah 9 negara Eropa dalam 12 hari? Intip itinerary perjalananku dari Paris hingga Milan. Panduan lengkap liburan maraton lintas benua!
Paris Anti-Mainstream: Eksplorasi 4 tempat yang Unik di tengah kota Paris
Bosan rute Eiffel dan Louvre? Intip 4 sudut tersembunyi Paris ala warga lokal, mulai dari jalanan berbatu Butte-aux-Cailles hingga Canal Saint-Martin.
Lupakan Maroko! Aljazair Adalah Permata Tersembunyi Afrika yang Wajib Kamu Datangi
Panduan traveling ke Aljazair. Temukan pesona Afrika Utara dari kemegahan kota kuno Romawi hingga serunya perayaan Festival Sebiba di jantung gurun.
Punya Long Transit di Beijing? Jangan Cuma Tidur di Bandara, Coba buat Ini!